TOKI SELENGGARAKAN BEBRAS INDONESIA CHALLANGE 2016

Bebras merupakan aktivitas ekstra kurikuler yang mengedukasi kemampuan problem solving dalam informatika dengan jumlah peserta terbanyak di dunia. Siswa peserta akan mengikuti kompetisi bebras di bawah supervisi guru, yang dapat mengintegrasikan tantangan tersebut dalam aktivitas mengajar guru. Kompetisi ini dilakukan setiap tahun secara online melalui komputer.

Yang dilombakan dalam kompetisi ini adalah sekumpulan soal yang disebut Bebras task. Bebras task disajikan dalam bentuk uraian persoalan yang dilengkapi dengan gambar yang menarik, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami soal. Soal-soal tersebut dapat dijawab tanpa perlu belajar informatika terlebih dahulu, tapi soal tersebut sebetulnya terkait pada konsep tertentu dalam informatika dan computational thinking . Bebras task sekaligus menunjukkan aspek informatika dan computational thinking.

Kompetisi Bebras didirikan di negara Lithuania oleh Prof. Valentina Dagiene dari University of Vilnius pada tahun 2004. Bebras adalah istilah dalam bahasa Lithuania untuk “beaver” (dalam bahasa Indonesia adalah “berang berang”). Bebras dipilih sebagai simbol tantangan (challenge), karena hewan beaver berusaha keras untuk mencapai target secara sempurna dalam aktivitasnya sehari-hari. Mereka membuat bendungan dari ranting-ranting pohon di sungai atau aliran air dan membuat rumahnya sendiri. Kompetisi ini disebut Bebras untuk menunjukkan kerja keras dan kecerdasan diperlukan di dalam kehidupan.

Kompetisi Bebras dilaksanakan setiap tahun. Negara yang sudah berpartisipasi mengikuti Bebras ada 50 negara, belum termasuk Indonesia. Pada tahun 2015, jumlah peserta yang mengikuti Bebras mencapai 1,3 juta siswa dari berbagai belahan dunia. Setelah kunjungannya ke Indonesia pada bulan Februari 2016, Prof Valentina Dagiene (Vilnius University, Lithuania) yaitu penggagas (founder) Bebras Internasional, mengundang Indonesia menjadi observer pada Workshop Internasional Bebras pada bulan Mei tahun 2016.

Indonesia akan berpartisipasi mengadakan Bebras Challenge untuk pertama kalinya serentak pada tanggal 8 November 2016 (sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Komite Internasional Bebras) di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bogor, Yogyakarta, Palembang dan Balige (Sumatra Utara). Tujuan utama penyelenggaraan tantangan ini adalah untuk mempromosikan informatika dan berpikir komputasi kepada para guru dan anak-anak muda khususnya, di kalangan pengambil keputusan di bidang pendidikan, dan masyarakat luas.

Kategori tantangan Bebras Indonesia Challenge 2016, yaitu:
1. Siaga: untuk siswa-siswa SD dan sederajat
2. Penggalang: untuk siswa-siswa SMP dan sederajat
3. Penegak: untuk siswa-siswa SMA dan sederajat

Informasi lebih lanjut kegiatan ini dapat di lihat di : www.bebras.or.id atau bisa ditanyakan via email ke : info@bebras.or.id

Bebras

Bebras Indonesia Challenge